Wednesday, April 3, 2013

Museum 'Gajah' Nasional

Jujur ini kali pertama saya mengunjungi museum yang lebih dikenal dengan nama museum gajah ini. Sedikit memalukan memang, setidaknya bagi diri sendiri. Setelah membaca buku Ayu Utami, "Manjali dan Cakrabirawa" makin bulatlah tekad saya mengunjungi museum ini. Bulan ini akhirnya saya mengajak anak pertama saya mengunjungi museum gajah ini, anak saya ini museum freak, setidaknya dan juga minggu ini masih libur sekolah untuk beberapa sekolah di Jakarta termasuk sekolah anak saya, jadi kloplah sudah. 

Berangkat sekitar jam 9 pagi dari daerah Lebak Bulus, akhirnya kita berdua memutuskan untuk naik taksi menuju tengah kota. Dengan menggunakan taksi berlogo burung biru kita menghabiskan sekitar 60ribu rupiah sampai ke tujuan dan sekitar 30 menit saja kita sudah berada di depan gedung museum tersebut.

Beautiful Old Building : Museum Nasional
Museum ini terletak di Jl. Merdeka Barat no. 12 Jakarta. Mengunjungi museum ini seperti berjalan mundur dalam waktu, meski jujur saja mungkin koleksi yang ada seharusnya lebih lengkap dari yang sekarang ada disana. Gedung ini dibangun pada tahun 1862 dan pada tahun 1871 gedung ini mendapat hadiah dari raja Thailand, Raja Chulalongkorn berupa parung gajah berbahan perunggu yang sampai saat ini masih berdiri di depan museum nasional ini.

Indonesia National Museum : The Building (courtesy of National Museum Web)

Museum ini mengoleksi benda-benda kuno dari seluruh Indonesia. Menurut saya pribadi salah satu ruang pamer yang bisa membuat kita menghela nafas panjang yaitu ruangan besar yang berisi arca-arca kuno yang ditemukan di prasasti dan candi yang tersebar di seluruh nusantara. 


No comments:

Post a Comment